Begini Cara Daftar UMKM Secara Online

Spread the love

UMKM merupakan istilah yang tentunya sudah cukup familiar di kalangan masyarakat Indonesia. UMKM adalah singkatan dari Usaha Mikro, Kecil dan Menengah. UMKM adalah usaha yang dijalankan oleh individu, rumah tangga atau badan usaha kecil secara mandiri. Bila Anda sedang menjalankan UMKM, maka sebaiknya Anda segera daftar UMKM.

Perizinan sangatlah penting bagi UMKM yang ingin ‘naik kelas’. Dengan mendaftarkan UMKM juga memiliki peluang untuk memperoleh bantuan pemerintah. Cara untuk daftar UMKM juga semakin mudah sebab mendaftar UMKM secara online telah diberlakukan secara gratis atau bebas biaya.

Mengapa UMKM Perlu Untuk Mendaftar?

Ada berbagai manfaat yang nantinya Anda dapatkan dengan mendaftarkan UMKM. Salah satu diantaranya adalah memperoleh beragam bantuan dari pemerintah. Anda dapat memperoleh bantuan seperti Bantuan Produktif Usaha Mikro atau BPUM.

Untuk dapat menerima bantuan tersebut, Anda harus mempunyai Surat Keterangan Usaha atau SKU yang menjadi salah satu persyaratan untuk memperoleh BPUM yang pada umumnya juga disebut sebagai Bantuan Langsung Tunai atau BLT UMKM. Pengusaha mikro dan kecil bisa mendapatkan SKU jika mendaftar UMKM secara online.

Cara Daftar UMKM Secara Online, Gratis!

Selama Anda mengikuti beragam langkah yang sudah dijelaskan, Anda dapat mendaftarkan UMKM secara online dengan mudah. Untuk lengkapnya, berikut cara daftar UMKM secara online yang dapat Anda lakukan:

  1. Membuat akun dan login di website Lembaga OSS BKPM.
  2. Pilih ‘Perizinan Berusaha’ lalu pilih ‘Perseorangan’.
  3. Pilih ‘Pendaftaran Nomor Induk Berusaha (NIB) Perseorangan Mikro’ bagi usaha mikro perseorangan atau ‘Pendaftaran NIB Perseorangan Kecil’ bagi usaha kecil perseorangan.
  4. Lanjutkan pada proses NIB dan Izin Usaha.
  5. Melengkapi kolom isian pada form Data Profil.
  6. Bila sudah, pilih ‘Simpan’ dan pilih ‘Lanjutkan’.
  7. Pada formulir Data Usaha, pilih tombol ‘Tambah Usaha’.
  8. Melengkapi data yang dibutuhkan pada formulir Data Usaha, pilih ‘Simpan’ lalu pilih ‘Selanjutnya’.
  9. Untuk pemilik lebih dari satu UMKM, pilih ‘Tambah Usaha’ kemudian pilih ‘Selanjutnya’.
  10. Anda dapat mengirimkan permohonan Izin Lokasi beserta Izin Lingkungan dengan form Komitmen Prasarana Usaha, berikutnya pilih ‘Selanjutnya’.
  11. Setelah melengkapi data NIB dan Izin Usaha, Anda bisa melihat rangkuman data beserta preview draft NIB, Izin Lokasi, Izin Lingkungan,dan Izin Usaha pada Draft NIB dan Izin Usaha. Bila sudah, centang bagian disclaimer, kemudian pilih ‘Proses NIB’.

Untuk informasi, Anda dapat melihat atau mengecek dokumen NIB, Izin Lokasi, Izin Usaha, dan Izin Lingkungan pada output NIB dan Izin Usaha. Izin usaha yang diajukan oleh Anda dapat dicetak dengan bentuk QR dengan Preview Izin Usaha QR.

Setelah melakukan cara-cara diatas, berikutnya Anda perlu mengajukan proses Izin Komersial/Operasional. Memang proses ini hanya dilakukan bila dibutuhkan. Anda dapat melakukannya dengan cara:

  1. Pilih menu Permohonan, IUMK, Izin Komersial/Operasional.
  2. Pilih nomor NIB / Nama Kegiatan Usaha, kemudian pilih ‘Pilih NIB’.
  3. Sesudah daftar kegiatan usaha muncul, pilih ‘Pilih Kegiatan Usaha’.
  4. Pilih ‘Izin Komersial/Operasional’.
  5. Melengkapi data yang dibutuhkan, kemudian pilih ‘Lanjut dan Simpan’.
  6. Cek draft Izin Komersial/Operasional dengan pilih ‘Preview Izin’. Lalu pilih ‘Lanjut dan Simpan’.
  7. Pilih ‘Preview Izin Komersial/Operasional’ yang baru saja diterbitkan OSS di Output Izin Komersial/Operasional. Proses selesai.

Dengan informasi mengenai cara daftar UMKM ini, diharapkan Anda tak lagi kebingungan dalam mendaftar dan memperoleh akses pada program bantuan untuk UMKM dari pemerintah ataupun institusi lainnya.